Sebuah Pemaknaan dalam Hidup
Sebelumnya aku selalu berpikir bahwa hidup ini seindah warna pelangi, namun kemudian aku mendapatkan makna lain dari hidup bahwa ia tak selalu dipenuhi warna pelangi. Masih banyak warna lain di dunia ini, hitam, putih, dongker, coklat, abu-abu, dan lainnya.
.
Sampai dengan usiaku menginjak angka 20, aku selalu menganggap
hidupku adalah warna pelangi. Namun beranjak usia ke 21 aku mulai menyadari
bahwa pelangi tidak datang setiap waktu.
.
Aku ingin mengucapkan terimakasih temanku, karena telah melukis
kembali senyumanku yang sempat hilang.
.
Kamu mungkin tidak menyadari, bahwa kebaikan yang kamu bagi akan
melukiskan senyuman di wajah temanmu ini.
.
Kebaikan itu banyak sekali bentuknya temanku. Tersenyum, berbagi
makanan, mengucapkan salam, saling mendoakan, meminjamkan pulpen, bahkan
kata-kata yang kamu ukir di sosial media dapat membawa kebaikan bagi temanmu
ini.
.
Sekali lagi, terimakasih, temanku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar